Wasiat #3
Tidak Perlu Cantik, Berceritalah
Ingat
Sebelum Membaca Ini, Setiap kata yang ada pada artikel ini merupakan
ciptaan dari Mas Ippho Santosa Sebagai Pakar Otak Kanan. !!! Saya
hanya berbagi bersama anda, kanapa saya membagikan tiap kata yang ada di
buku. Bukan intisarinya saja karena saya ingin pembaca sendiri yang
menarik kesimpulan atau inti dari bacaan ini.
Tunggu sebentar! Saya mau tanya Anda dulu. Anda sudah baca buku-buku saya sebelumnya? Mana yang Anda ingat, butir-butir dalam buku Marketing with love atau Hot Marketing? Saya berani bertaruh seratus ribu rupiah, Anda akan menjawab buku yang pertama, Marketing With love. Mengapa? Kata kuncinya adalah cerita ( Story ). Yah, konon inilah konsep pemasaran pertama di indonesia yang dikemasi dalam bentuk cerita.
Oke, saya tanya lagi. Berapa jumlah bidadari gila yang diurus oleh Jaka Tarub? Berapa kira-kira jumlah klub tertawa di dunia? Kendati keduanya sudah disinggung dibagian sebelumnya, namun saya yakin Anda hanya mampu mengingat jumlah bidadari. Sebab-nya jumlah bidadari itu disampaikan dalam bentuk cerita, sedangkan jumlah klub tertawa itu disampaikan dalam bentuk fakta.
Catatlah, fakta itu cuma bisa menyergap sisi rasional manusia. Kalau cerita? Bisa mengguncang sisi emosional. Fakta itu cuma bisa mengungkapkan. Kalau cerita? Bisa menghibur, membujuk, sekaligus menghanyutkan. Cerita juga merangsang muatan-muatan yang terkandung di otak kanan, semisal gurauan, kiasan, imajinasi, dan kreativitas. ( Makanya saya memaksakan diri membidani novel, bersama saudara angkat saya, Nurul Huda. Judulnya Khazanah Cinta )
Percaya atau tidak, sebenarnya kematian manusia akibat tertimpa buah kelapa 10 sampai 15 kali lebih banyak daripada kematian manusia akibat serangan hiu. Beneran! Akan tetapi, mana yang lebih populer? Tentu saja, serangan hiu! Ketika hiu memburu, ketika hiu memangsa, ketika hiu dilacak, ketika hiu ditangkap, itu semua diceritakan bahkan difilmkan - mulai dari Jaws sampai Deep Blue Sea. Dengan demikian, kini publik - termasuk saya sendiri - lebih kepincut pada kehidupan hiu. Sementara buah kelapa - walaupun jelas-jelas lebih mematikan - tidak pernah diceritakan apalagi difilmkan. Jadi siapa yang bakal kepicut? siapa coba?
Cerita, inilah penyebab mengapa pendongeng lebih diidolakan daripada analyst. Ini pula penyebab mengapa guru sejarah lebih digemari daripada guru matematika. Ini juga penyebab mengapa SCTV dan HBO lebih diminati daripada MetroTV dan CNN. Ini juga penyebab mengapa novel dan komik lebih digandrungi daripada buku bisnis dan ensiplopedia. Konon, setelah menyimak dongeng selama seribu tahun satu malam, seorang raja yang zalim mau bertobat.
Right to the point, menyadari akan hal itu maka dibuatlah buku bisnis dengan konsep cerita. Jadilah Who Moved My Cheese? dan Rich Dan Poor Dad ( Meskipun sampai sekarang publik tetap meragukan asal-usul kekayaan Robert Kiyosaki, keberadaan Ayah Kaya, dan Ayah Miskin-nya ). Dibuatlah produk-produk dengan sentuhan cerita. Jadilah Koko Krunch dan Body Shop. Dibuatlah objek wisata dengan polesan cerita. Jadilah Sangkuriang dan Roro Jonggrang. Hasilnya? Hm, semuanya laris manik bak arum manis.
Dalam pemasaran, tahu sendiri 'kan kesaktian cerita dari mulut ke mulut (Word of Mouth ). Sebenarnya sih dari mulut ke telinga. Kalau dari mulut ke mulut, wah, Anda kepikiran yang tidak-tidak! Bahkan dalam pemasarang jaringan ( MLM ), cerita diyakini sebagai satu-satunya mantra penjualan. Adalah ketiadaan iklan yang membuatnya begitu. Istilah saya untuk orang-orang MLM, "Mulutmu omzetmu!" Dalam Hot Marketing, inilah yang dilabel dengan Story for Glory. Dalam laporan tahunannya kepada pemegang saham, Nike yang didirikan oleh Phil Knight itu lebih sering menonjolkan cerita dan gambar ( baca:kanan ) ketimbang tabel dan grafik ( baca:kiri ).
Dan tahukah Anda, di antara 10 selebriti wanita terkaya di dunia pada tahun 2006, siapakah yang bersila pada dua posisi teratas? Selidik punya selidik, dua wanita ini tidak cantik, tidak pula seksi. Berbede dengan delapan wanita lainnya, yakni Martha Stewart, Madona, Celine Dion, Mariah Carey, Janet Jackson, Julia Roberts, Jennifer Lopez, dan Jennifer Aniston. Yah, kecantikan dan keseksian kedelapan wanita ini bisa bikin pria "panas" dan "pusing" - istilah grup musik Gigi. Kecuali, pria tidak normal.
Kalau delapan wanita tadi kudu menari, menyanyi, berakting, bahkan melucuti seluruh busananya di depan kamera demi menjadi yang terkaya, ternyata dua wanita ini cuma bisa bercerita. Sekali lagi, Ce-ri-ta! Tak pelak lagi, kedua wanita ini tidak lain adalah presenter sepanjang masa, Oprah Winfrey, dan pangarang sepanjang masa Harry Potter, JK. Rowlig. Kekayaan masing-masing mencapai US$ 1,3 miliar dan US$ 1 miliar. Coba deh Anda rupiakan! Ladies and gentlemen, di sinilah letak kekuatan cerita. Di tanah air Mira Lesmana, Neno Warisman, Iwan Fals, Helvy Tiana Rosa, dan Deddy Mizwar adalah orang-orang yang telah mengantongi segepok rupiah hasil dari cerita.
Seperti yang saya tengarai di buku dan seminar 10 Jurus Terlarang! untuk menapak level sukses yang berikutnya, profesi apa pun - tidak terkecuali profesi yang identik dengan otak kiri - mesti membekali diri dengan kemapuan - kemampuan khas otak kanan. Bercerita, salah satunya.
Mau contoh? Dokter, jangan cuma pandai mendiagnosis ( baca:kiri ). Dosen, jangan cuma pandai mengajar ( baca:kiri ). Jurnalis, jngan cuman pandai meliput ( baca:kiri ). Tak terelakkan lagi, mereka juga harus lihai dan piawai bercerita ( baca:kanan ). Apalagi kalau diselingi dengan gurauan, wah, muantep tuh! Basa-basi, ini juga bagian dari cerita.
Akan tetapi, jangan salah kaprah, jangan salah arah! Kanan tok, tanpa kiri, bullshit jadinya! Saya ulangi lagi, bullshit jadinya! seorang dokter yang lihai dan piawai bercerita, namun gagal mendiagnosis, salah-salah dia bisa diseret keluar dari rumah sakit. Seorang pengacara yang lihai dan piawai bercerita, namun gagal beragumentasi, salah-salah dia bisa dihalau jauh-jauh dari pengadilan. Iya 'kan? Ya, iyalah. Kok Pakai tanya?
Terus, bagaimana dengna profesi-profesi yang identik dengan otak kanan? Sama saja. Pemasar, penghibur, psikolog, politisi, dan tour guide mesti membiasakan diri dengan cerita dan gurauan. Pokok-nya, yang kanan yang kaya. Simak saja cerita berikut. Seorang Ayah, mantan pemasar ulung, risau melihat anak laki-lakinya yang belum menikah. Maka, sang Pemasar pun menyusun sebuah skenario.
"Nak, papa akan menjodohkan kamu dengan seorang gadi pilihan papa," tutur sang Pemasar to the point.
"Tapi, aku belum mau menikah, Pa," tolak si Anak.
Percaya sama Papa. Gadi yang satu ini bukan gadis sembarang. Dia adalah putri Bill Gates," jelas sang Pemasar.
Mendengar itu, si Anak langsung terperanjat. Akhirnya, dengan nada pelan ia menyahut, "Hm, kalau begitu sih, aku bersedia."
Kemudian, sang Pemasar pergi menemui Bill Gates.
"Bill, saya akan menjodohkan putri anda dengan putra saya," ujar sang Pemasar to the point
"Tapi,, putri saya belum mau menikah," tolak Bill Gates.
"Percaya sama saya. Pria yang satu ini bukan pria sembarang. Dia adalah Vice President World Bank," jelas sang Pemasar.
Mendengar itu, Bill Gates langsung terperanjat. Akhirnya dengan nada pelan ia menyahut, "Hm, kalau begitu sih, saya dan putri saya bersedia."
Lalu, sang Pemasar pergi menemui Presiden World Bank.
"Pak, saya akan menempatkan putra saya sebagai wakil Bapak di World Bank," ungkap sang Pemasar to the point.
"Tapi, saya belum membutuhkan wakil di World Bank," tolak Presiden World Bank.
"Percaya sama saya. Orang yang satu ini bukan orang sembarangan. Dia adalah menantu Bill Gates," jelas sang Pemasar.
Mendengar itu, Presiden World Bank langsung terperanjat. Akhirnya, dengan nada pelan ia menyahut, "Hm, kalau begitu sih, saya bersedia."
Ah, ada-ada saja. Kisa di atas memang fiktif, juga sedikit manipulatif. Tidak harus ditiru sih. Tapi, satu hal yang pasti, dengan sederet cerita Anda dapat menggeber closing di sana-sini. And surely everything's gonna be alright. Certa - tidak lain, tidak bukan - itulah inti wasiat yang satu ini.
RIGHT POINT #3 STORY
Cerita memang sangat berperan penting dalam kehidupan, tanpa cerita kita tidak bisa tau masa lampau, Tuhan pun suka dengan cerita, bahkan dia banyak mengabadikan cerita dalam Kitabnya. dan tak kalah penting juga cerita berperan penting dalam Bisnis kita agar mendapatkan Closing yang memuaskan. Terimakasih para pembaca sekalian, semoga terhibur dengan cerita diatas.

0 Response to "Peluang Usaha Dengan 13 Wasiat Terlarang 3"
Post a Comment